Loading test Jembatan WFC dibagi dalam 3 Uji coba

0
194 views

BRAYANEWS | MUARA TEWEH– Loding Tes atau uji coba jembatan penyebrangan yang menghubungkan jembatan Muara Teweh-Jingah atau lebih tepatnya di sekitaran water front city (WFC) merupakan rangkaian akhir yang dibagi dalam 3 (tiga) uji coba.

Adapun tiga uji coba atau Loading test tersebut yakni Uji Dinamis pertama dimana nantinya 1 dump truck dinaikkan ke atas balok 20 cm kemudian dijatuhkan dari balok kayu tersebut. Ini untuk menguji kekuatan jembatan.

Selanjutnya yakni Uji Statis dimana 13 unit dump truck seberat total (110 ton) akan melintasi jembatan. Ini untuk menguji bentang tengah jembatan. Terakhir yakni Uji Dinamis Akhir dimana 6 (enam) dump truck akan melintas dan menguji site plan bentang sisi. “Uji Dinamis akhir untuk memastikan bahwa jembatan tidak rusak selama pengujian.

“Pengujian bertujuan untuk memastikan bahwa kontruksi jembatan Muara Teweh-Jingah ini apakah sesuai dengan design. Hasil pengujian menjadi benchmark untuk modal dalam maintenance,” ujar Konsultan PT Pratama Data Citra Mandiri, Agus Pandawa, Sabtu (24/10).

Sementara, Kabid Bina Marga Rody menjelaskan, dalam loding tes jembatan ini sekaligus menepis tanggapan bahwa jembatan ini dulunya untuk pedestrian (untuk pejalan kaki) namun sewaktu-waktu bisa digunakan dengan beban berat. Jadi beban rencana sebetulnya adalah 110 ton.

Jembatan ini kata dia akan kita lakukan uji coba dengan menggunakan dum truk 13 unit dengan kapasitas 8,5 ton satu unit dum truk. “Kegiatan uji coba jembatan ini sudah dilakukan pada hari Rabu 21/10/2020) kemarin dan mudah-mudah hari ini bisa selesai,” kata Rody.

Dalam uji coba jembatan dihadiri Bupati Barito Utara, H Nadalsyah didampingi Sekretaris Daerah, Ir H Jainal Abidin, Kadis PU Provinsi H Shalahudin, Kabid Bina Marga, Kadis Kominfosandi Barito Utara, Dinas Perhubungan, ustadz H Rusmadi Darsani LC menyaksikan secara langsung pelaksanaan loading test.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here