BRAYANEWS | MUARA TEWEH- Dinas Pertanian kabupaten Barito Utara (Distan Barut) melaksanakan temu teknis penyuluh pertanian tingkat Kabupaten Barito Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (10/3).
Kegiatan temu teknis penyuluh pertanian tingkat Kabupaten Barito Utara dibuka Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Ir Setia Budi dan dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Provinsi Kalteng Hj Sunarti, Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalteng Dedi Irawan sekaligus sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, Camat Teweh Tengah dan undangan lainnya.
Selain itu juga diikuti peserta sebanyak 104 orang yaitu penyuluh pertanian PNS 35 orang, THL-TBPP 19 orang, petugas teknis pertanian 7 (tujuh) orang, mantri tani kecamatan 9 (sembilan), POPT 2 (dua) orang dan penyuluh swadaya 32 orang.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Ir Setia Budi mengatakan UU nomor 16 tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan mengamanatkan bahwa kebijakan penyuluhan menjadi wewenang dan tanggungjawab pemerintah dan pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota).
“Hal itu untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi penyuluhan dalam rangka mendukung pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan, diperlukan komitmen yang kuat untuk melakukan revitalisasi penyuluhan yang meliputi aspek penataan kelembagaan, ketenagaan, penyelenggaraan, dukungan sarana dan prasarana serta pembiayaan yang memadai,” kata Setia Budi.
Sehubungan dengan hal itu jelasnya diharapkan penyelenggaraan di tingkat Kabupaten, kecamatan sampai ke desa/kelurahan diperlukan komitmen yang kuat khususnya bagi aparatur serta dukungan pembiayaan guna revitalisasi penyelenggaraan penyuluhan.
“Temu teknis penyuluhan merupakan salah satu metode penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan sinergitas koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan,” kata Setia Budi.
Dimana kata Kadis Pertanian penyuluh merupakan barisan terdepan dilini lapangan dalam pencapaian sasaran program peningkatan produksi pertanian, perkebunan dan peternakan serta sebagai agen pelestarian lingkungan.
Menurut Setia Budi, tujuan dari kegiatan ini iuntuk meingkatkan sinergitas dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan penyuluhan pertanian di tingkat Kabupaten, sehingga terjadi persamaan persepsi diantara petugas. “Dan merumuskan hasil dan rencana tindak lanjut temu teknis penyuluhan pertanian tingkat Kabupaten,” kata Setia Budi.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here