MUARA TEWEH, BRAYANEWS – Para orang tua yang memiliki anak balita, diharapkan waspada terhadap wabah penyakit Muntahber atau Diare (gastroenteristis). Pasalnya sepanjang bulan Oktober ini saja, terdapat sebanyak 94 pasien yang harus dirawat di RSUD Muara Teweh karena penyakit tersebut dan rata-rata pasien tersebut adalah anak usia balita.
Direktur RSUD Muara Teweh Dwi Agus Setijowati melalui Humas RSUD Muara Teweh Agus Redha mengatakan, sepanjang bulan oktober ini jumlah pasien yang masuk ke RSUD Muara Teweh karena sakit muntahber meningkat signipikan jika dibanding bulan sebelumnya yang hanya sebanyak 45 pasein di bulan September menjadi 94 pasien selama Bulan Oktober.
“Hampir semuanya pasien muntaber para anak berusia lima tahun kebawah. Hanya satu pasien dewasa yang dirawat di ruang Tulip,” ujar Agus Redha di Muara Teweh, Selasa (15/10).
Menurutnya, pasien muntaber berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Utara. Peningkatan pasien muntaber membuat pihak RSUD Muara Teweh harus menyediakan tempat tidur ekstra di selasar, karena ruang rawat inap Mawar Kelas III dan II penuh. 
Lanjut dia, bagi pasien muntaber yang harus menjalani rawat inap di ruang Mawar Kelas II, karena Kelas III penuh tidak dikenakan biaya tambahan. Mereka membayar sesuai tarif BPJS untuk Kelas III. Begitu pula bagi pasien pemegang Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tak dipungut biaya. 
“Saat ini jumlah pasien muntahber yang  masih dirawat tersisa sebanyak 9 orang. Dimana pagi tadi sebanyak 10 orang telah diperbolehkan pulang,” katanya didampingi petugas kesehatan yang bertugas.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here