Bupati Perdie Usulkan Kantor Kodim Puruk Cahu

0
550 views
Bupati Perdie Usulkan Kantor Kodim Puruk Cahu
SERAHKAN CENDRAMATA: Bupati Murung Raya Drs Perdie MA didampingi Wakil Bupati Rejikinoor S.Sos menyerahkan cendra mata kepada Pangdam XII/ Tanjungpura, Mayjen TNI Herman Asaribab di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Sabtu (6/04) malam.
Bupati Perdie Usulkan Kantor Kodim Puruk Cahu
SERAHKAN CENDRAMATA: Bupati Murung Raya Drs Perdie MA didampingi Wakil Bupati Rejikinoor S.Sos menyerahkan cendra mata kepada Pangdam XII/ Tanjungpura, Mayjen TNI Herman Asaribab di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Sabtu (6/04) malam
PURUK CAHU, BRAYA NEWS.COM- Bupati Murung Raya (Mura) Drs Perdie MA menyampaikan usulan untuk pembangunan kantor Kodim Puruk Cahu kepada Pangdam XII/ Tanjungpura, Mayjen TNI Herman Asaribab di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Sabtu (6/04) malam. 
Pengusulan tersebut, menurut Perdie, bila memungkinkan supaya dibangun atau didirikan sebuah Kantor Kodim Puruk Cahu dalam rangka pengembangan di Kabupaten Mura. Sebab lokasi tanahnya sudah disediakan oleh Pemkab Mura. Dan penyediaan tanah ini sudah cukup lama.
“Maka dari itu, harapannya Pangdam XII/ Tanjungpura supaya dapat meneruskan usulan ini kepada Panglima TNI demi memperkuat gerda pertahanan serta ikut dalam menjaga kondusiftivitas disuatu kewilayahan,” kata Perdie. 
Kabupaten Mura ini merupakan salah satu kabupaten/kota di Kalteng yang dimekarkan sejak tahun 2002 bersamaan dengan kabupaten pemekaran lainnya sesuai UU No 5 Tahun 2002 tentang pemekeran kabupaten di Kalteng yang terdiri dari Kabupaten Sukamara, Lamandau, Seruyan, Gunung Mas, Pulang Pisau, Barito Timur dan Murung Raya. 
Menurutnya, secara geografis Kabupaten Mura ini berada di pulau kalimantan di bagian utara yang berbatasan dengan Kabupaten Mahakam Hulu, Kaltim dan bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Sintang serta Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.
Kemudian sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Gunung Mas, Kapuas dan Kabupaten Induk yaitu Kabupaten Barito Utara. 
“Setelah dimekarkan sejak tahun 2002 dan saat ini tahun 2019, Kbupaten Mura baru menginjak usia 17 tahun atau usia remaja,” beber Perdie pada perkenalan kondisi wilayah Kabupaten Mura. 
Secara administrasi pemerintahan Kabupaten Mura ini terdiri dari 10 kecamatan, 116 desa, 9 kelurahan dan 4 dusun dengan luas wilayah 23.700 kilometer persegi dan jumlah penduduk 110.000 jiwa yang terdiri dari suku Dayak Siang, Dayak Bakumpai, Dayak Uut Murung, serta ditambah lagi 3 persen suku-suku dari warga pendatang seperti dari Pulau Jawa, Sumatra dan juga dari Kalimantan Selatan, sedangkan  suku dari Papua ada 3 yang bekerja di suatu perusahaan tambang. 
“Tepikal dan karakteristik hampir sama dengan Kabupaten Barito Utara yang didominasi pekerjaan masyarakatnya bergerak pada sektor pertanian dalam arti luas,” tutur Perdie yang didampingi Wakil Bupati Rejikinoor dihadapan Wabup Batara, serta Kepala SOPD dan Unsur Muspida lainnya dan tokoh masyarakat setempat.
Dilaporkan pula oleh Bupati, bahwa di Kabupaten Mura terdapat 61 ijin pertambangan batu bara, 7 PKB2B, dan 13 HPH.
Sementara yang aktif hanya 7 perusahaan. Sementara harga batu bara sekarang ini masih dalam kondisi turun, sedangkan perusahaan perkebunan kelapa sawit belum ada walaupun ada 1 perusahaan tetapi sampai sekarang masih belum ada berproduksi.(BR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here